Pimpinan Komisariat Tawang Alun Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Jember
Alamat : Jl. PB Sudirman no 143 (Belakang Pos Polisi Mastrip) Kode Pos 68111, email: imm.kota@gmail.com

Tentang IMM KoTA

IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) KOTA (KomisariatTawang Alun) Universitas Jember adalah ortom Muhammadiyah yang berdomisili di Jember. IMM KoTA beranggotakan kurang lebih 50 mahasiswa yang tersebar di berbagai fakultas, terdiri dari berbagai suku, golongan masyarakat dan lainya. Anggota IMM (atau Immawan/Immawati) di IMM KoTA adalah calaon kader-kader Muhammadiyah baik beasal dari keluarga Muhammadiyah, dari keluarga NU, dan keluarga lainya. Semuanya terkumpul dalan satu ikatan, untuk melaksanakan amanah trilogi IMM yaitu Religus, Humanitas, dan Intelektual, untuk melaksanakan cita=cita amanah tersebut IMM KoTA memiliki solgan yaitu "Berilmu amaliyah, beramal ilmiyah".

IMM: Kembali ke Khittah Muhammadiyah

 

 
    The image “http://www.persadaku.org/muhammadiyahlogo.gif” cannot be displayed, because it contains errors.

Kondisi Persyarikatan, NOW!!

This now, semangat perjuangan menegakkan dasar - dasar ketauhidan pada ummat mulai terasa pudar, apalagi melakukan manuver - manuver kritisisme atau geliat kepekaan terhadap masalah - masalah sosial yang terjadi di lingkungan ummat. Meminjam kata Sekum IMM Cabang Jember, Aulia W, “Ummatan Wahidan”. Bahwa sebetulnya sesungguhnya umat Islam menurut Allah adalah umat yang terbaik (khairu ummat), yang dijadikan teladan dan panutan bagi ummat - ummat yang lainnya. Spesifikasi artikel hari ini, bagaimana kita melihat cara pandang Muhammadiyah beserta ortom - ortomnya memandang “Ke-Khoiru Ummah-an” dalam masyarakat Islam Indonesia (The Indonesian of Religion Society).

Saya sedemikian terpaku, bergidik, sekaligus menjerit dalam hati dikala kekuatan besar Muhammadiyah yang dulunya beringas semakin ompong. Bukan tanggal oleh zaman, tetapi rontok oleh prinsip - prinsip Materialisme of Machaivelli kader - kader Muhammadiyah sendiri. Ini sangat - sangat butuh perhatian besar dari segenap warga dan kader Muhammadiyah. Kebisuan yang lama mendera ternyata malahan tidak membuat nyaman bagi kelangsungan Muhammadiyah. Mengaca dari sejarah, Muhammadiyah didirikan oleh KH.Ahmad Dahlan dengan hembusan nafas - nafas revolusioner. Senjata - senjata Tajdid yang siap dan selalu membunuhi keterbelakangan masyarakat karena sempitnya pendidikan, takhayul, bid’ah, dan khurafat sekaligus aliran - aliran Islam yang cenderung pada kesesatan semacam; Islam Kejawen, Islam Priyayi, Islam Adat, Islam Abangan, dan lain - lain. Apalagi tugas besar seperti menumpas Gerakan Masuniyah / Zionisme dan Gerakan Kristenisasi. Ini semua menjadi sasaran tembak / sasaran dakwah Muhammadiyah pada saat itu. Hingga semakin lama, masifikasi gerakan semakin mengeras perjuangannya dan strategik, dengan dibangunnya amal usaha - amal usaha Muhammadiyah (AUM) di seluruh pelosok NKRI.

Ibarat membangun benteng pertahanan (AUM), Muhammadiyah dan anak pinaknya senang berdiam diri berlindung di belakang benteng - benteng megah. Seraya mencoba sekuat tenaga berteriak - teriak keras mengajak khalayak kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. Bagaimana kita keluar dalam kondisi “kita” saat ini, bagaimana pula “kita” tetap menjadi orang - orang beruntung yang tertera dalam ayat - ayat pelopor (Ali Imran : 104). Hal ini buruh kesiapan dan kesadaran tentunya, untuk meruntuhkan neo-kejumudan dalam bentuk - bentuk berhala birokratisme dan thaghut konflikisme.

REALITA UMMAT DI LAPANGAN

Jemu dan bosan terhadap dakwah Islam, sinis terhadap keagungan ajaran Islam, membuat corak warna kehidupan masyarakat Islam Indonesia berkreasi memunculkan aliran - aliran baru dalam Islam (Firqah), apalagi madzhab - madzhab baru (Fiqih Lintas Agama;JIL). Ini benar - benar sangat melukai two holly command sebagai dasar pedoman kehidupan fii dunya wal akhirat yang sangat universal. Bagaimanapun alasannya semacam, tak adanya kiai yang lagi bersuara, atau tak ada lagi yang mendengar suara kiai, harus kita pikirkan jalan keluarnya mulai sekarang. Dakwah kulturkah, atau Dakwah AKulturasikah selanjutnya terserah anda.

Ada lagi phenomenon di Indonesia akhir - akhir ini yang lagi gencar - gencarnya digerayangi kaum Non - Muslim sampai pula didanai besar - besaran. Di medan politik masih teringat jelas bagi kita suara - suara parpol Islam terkalahkan oleh parpol - parpol Musyrikin di Pemilu 2004, dan bagaimana pula kandidat - kandidat Muslim kalah dalam PILKADA di berbagai daerah, serta banyak muncul gubernur dan bupati baru dari kalangan kaum hawa. Sadar atau tidak, yang seperti ini telah menyalahi syar’i, sebagaimana kita ketahui bersama beberapa dalil yang mengatakan ; pemimpin haruslah Muslim, Imam haruslah laki - laki, persoalan ummat harus diselesaikan dengan hukum Islam, dan lain sebagainya. Bagaimana menurut “Anda”?

KHOIRU UMMAT

Teringat sebuah judul nama pengajian Ahad Pagi di Masjid KH.Ahmad Dahlan Banyuwangi, KHOIRU UMMAT. Saya membayangkan bagaimana apabila seluruh Masjid di Indonesia terisi penuh jama’ah - jama’ah seperti itu, dan melakukan sesuatu yang revolusioner, lantnag keras meneriakkan I LOVE SYARIAT, berduyun - duyun mengangkat seorang Presiden di antara mereka (hanya sebuah imajinasi Back to Masjid). Sekali lagi kita teriakkan Ana Muslimin, Ana Muslimat, Ana Muhammadiyah! Lebih dari separuh jumlah penduduk bangsa ini sayangnya tidak memiliki ke-PD-an (kebanggaan) seperti ini, mengingat banyaknya problematika sosial politik yang memalukan , such as; pemimpin Islam kita yang suka korupsi, menyedot dana bayangan, menjual pulau, bertindak otoriter, membebaskan tahanan komunis, melambungkan harga tempe, berkawan dengan AS, membunuhi ustadz - ustadz yang dicap Teroris. Cukup jelas alasan bagi kita untuk meludahi agama Islam. Sulit memang untuk dilupakan, apalagi melupakanmu adalah tersulit bagiku.

Sasaran dakwah butuh di perjuangkan mulai saat ini hingga akhir zaman, bagaiaman tidak kita perjuangkan, ummat ini ratusan juta jumlahnya dan ummat ini harus mencicipi nikmatnya jargon rahmatan lil alamin. Saya masih tetap mengandalkan Muhammadiyah dengan dakwah kulturalnya dengan tetap mengedepankan Islam Purifikasi dan Islam Pembaharuannya. Tetapi sayapun sangsi hingga kini, bagaimana bisa Muhammadiyah tetap akan berdakwah jika tidak adanya pendakwah - pendakwah sejati, ulama - ulama tarjih yang handal dan kader - kader yang siap bertempur dengan kenyataan sosial. Oke, Semoga Najah selalu.

Arif Rahmat Hariadi, Mantan Koordinator Bidang Kajian Strategis LSM Syafi’ie


IMM Khazanah

Pembahasan tentang makhluk yang satu ini cukup menarik banyak orang. Mulai dari penciptaan Hawa, istri Adam a.s. sampai karakter dan peran wanita dalam kehidupan di era modern ini. Permasalahan seputar wanita juga dimanfaatkan oleh kaum orientalis untuk menjajah syariat Islam dengan memoles tawarannya dengan wajah indah dan menarik, seperti mengangkat derajat wanita, membebaskan wanita dari penjara yang mengekang dan membatasi ruang gerak wanita. Mereka menggiring wanita muslimah untuk mengikuti gaya hidup Barat; cara berpakaian, cara pandang dan lain sebagainya.

Banyak sekali beban yang harus ditanggung oleh kaum hawa. Tidak sedikit tuduhan (syubuhât) yang dilontarkan kepada mereka sejak dahulu hingga sekarang. Isu-isu yang dilontarkan oleh beberapa kelompok yang tidak suka dengan hukum Islam, tidak lupa mengangkat masalah wanita yang banyak melahirkan pro dan kontra antar umat Islam sendiri. Argumen yang digunakan untuk membongkar kelemahan dan kekurangan kaum hawa tidak sebatas pada tataran rasio, akan tetapi menggunakan dalil dari al-Quran dan Sunnah.

Berbicara mengenai wanita, tentu tidak lepas dari penciptaan Hawa. Al-Quran sendiri tidak menjelaskan secara detil bagaimana Hawa diciptakan. Sebagaimana yang dikatakan oleh Prof. Dr. Bakar Zaki Ibrahim Iwazh, bahwa hanya ada tiga ayat dalam al-Quran yang menjelaskan penciptaan zauj min nafsin wahidah (istri), yaitu an-Nisa: 01, al-A’raf: 189-190, dan az-Zumar: 6. Semuanya mengandung kemungkinan, tidak dijelaskan prosesnya.

Itulah al-Quran, sangat jauh dengan kitab-kitab yang lain. Seandainya al-Quran menjelaskan seluruh kisah yang ada di dalamnya, maka ia merupakan novel terhebat di dunia. Kalau kita perhatikan, banyak sekali kisah-kisah dalam al-Quran yang tidak dijelaskan secara detil, terutama yang berkaitan dengan kaum hawa, tidak ada satupun nama wanita disebut dalam al-Quran kecuali Maryam. Penyebutan nama Maryam dalam al-Quran tentu menyimpan alasan tersendiri, menggambarkan betapa mulianya Maryam yang akan melahirkan Isa a.s. sedangkan dalam kitab yang lain dituduh melakukan zina dengan seorang penggembala.

Hawa juga dituduh sebagai penyebab dikeluarkannya Adam a.s. dari surga dan sumber malapetaka dalam sepanjang sejarah. Untuk itu, kaum hawa harus menanggung dosanya dengan ganjaran berupa haid, melahirkan, dihilangkannya kewajiban shalat jumat, jamaah dan jihad. Tuduhan semacam ini tidak masuk akal sama sekali, apalagi dalam ajaran Islam, karena Islam tidak pernah benturan dengan akal sehat.

Selain itu, ada juga juga yang menuduh bahwa, al-Quran tidak menjelaskan taubat Hawa, hanya menyebutkan taubatnya Adam a.s. padahal yang menyebabkan Adam a.s. melakukan maksiat adalah Hawa. Menurut Dr. Iwazh, kalau kita mencermati lagi ayat al-Quran, tidak ada satupun ayat yang menyebutkan kemaksiatan Hawa, hanya Adam a.s. yang disebutkan melakukan maksiat. Jadi, maksiat Hawa disamarkan begitu juga dengan taubatnya. Disinilah letak tanggung jawab seorang suami atas dosa orang yang berada di bawah tanggungannya. [Wallahu A’lam bish-shawab]

Arif Rahmat Hariadi

Kabid Hikmah IMM KomTBZ Jember

 


IMM Protection

Dekade 40 tahun ini, IMM dalam masa kenabiannya menghabiskan waktunya untuk berjuang dan terus berjuang. Tanpa kenal lelah dan payah kibaran matahari merah terus berdakwah di kesehariannya.

“MENGGUGAT PEMAHAMAN KRITIS KADER IMM YANG TERJEBAK DISINTELEKTUALIS”

Agaknya kita perlu untuk kembali pada Manhaj Muhammadiyah yang haq. Keseriusan kawan - kawan IMM yang cenderung berkutat pada pemikiran - pemikiran di sektor Barat mengakibatkan kerapuhan dalam aqidahnya. Ini yang perlu untuk kita ketahui bersama, sedikit flashback mengenai Historis Muhammadiyah era 1912. KH.AHmad Dahlan dengan penuh keyakinan yang mantap berupaya menghapus TBC Viruses, plus Nasranism yang diusung oleh paham Westernisasi. Mengapa beliau sangat memperhatikan masalah ini pada waktu itu? Dikarenakan perusakan, pendangkalan, penyusutan Aqidah tidak akan berhasil apabila attack secara langsung, tetapi dengan cara yang lebih smooth soft (halus). Sadar atau tidak sadar, kita sebetulnya sudah banyak terkontaminasi oleh pemikiran - pemikiran Barat yang teropinikan ke publik, sehingga stimulus pemikiran tersebut perlahan merasuk dalam jalan pikir kita.

FENOMENA YANG MUNCUL

Banyak berkembang pergumulan pemikiran (ghazwul Fikri) yang terjadi di tengah - tengah kader - kader IMM. Yang memprihatinkan adalah fenomena kajian - kajian intelektualis yang mengarah pada sekularisme dan liberalisme. Islam dianggap sangat menyetujui pandangan kedua hal tersebut, dengan berbagai alasan dan dalil yang sepotong - sepotong untuk menguatkan dan juga membenarkan kajian tersebut. Sungguh sangat disayangkan apabila kita kader Muhammadiyah sama sekali tidak mengerti dan sangat tidak apresiet dengan teologi - teologi Islam sendiri, malahan mencari pemahaman lain di luar Islam.

BAGAIMANA SELANJUTNYA?

Proses perkaderan adalah sah - sah saja dengan memberikan suapan - suapan wawasan internasional dan konteks - konteks kebangsaan pada diri masing - masing kader. Tapi apakah kita sendiri dapat mengimbanginya dengan porsi yag lebih sesuai dan lebih pas dalam hal pengecatan basic ideologi pada diri kader. Ini yang perlu menurut penulis…

Arif Rahmat Hariadi

Ketua Bidang Hikmah IMM Komisariat Thariq Bin Ziad Jember

 

RADIO SETAN JEMBER

Pas lagi dengerin musik di salah satu stasiun radio di wilayah Jember, saya nggak habis pikir kok ada aja yang pengen ngerusak moral and martabat serta akhlaq wong Jember. Alih - alih modernisasi, kata - kata vulgar yang dapat mengundang hasrat maksiati sering kali diucapkan sampai dijadikan password pembuka interaktif antara pendengar dan penyiar. Ini yang mungkin terlewatkan oleh kita yang mungkin jarang mendengar radio. Mulai subuh sampai subuh lagi, insya Allah saya terus mendengar acara demi acara di radio ini. Herannya kecuali berita nasional maupun daerah, acara yang menyajikan request-an plus BBS (bagi - bagi salam) selalu diselimuti aura kemaksiatan. Bukan karena celotehan riang dari penyiar, atau lagu - lagu yang disajikan. Judul acara dan format acara dikupas habis - habisan dengan nada - nada Syaithaniyah.

    Maaf, acara ML (Musik Luar) dengan password interaktif, maaf MLdengan pacar. Sesekali memuncak darah muda saya, mendengar ini. Dan lagi ternyata pada bulan Februari kalo nggak salah, digembar - gemborkan acara Valentinan. Yang sangat merusak citra Jurnalistik, adalah acara nge-date bareng penyiar. Terus acara janjian ketemu pasangan muda - mudi Jember. Inikah media jurnalistik saat ini.

    Saya lebih salut dengan suguhan acara salah satu stasiun radio yang tidak ada penyiarnya. Kalo siang hari atau malam hari disuguhkan musik - musik Indonesia nonstop, kalo pas waktu sholat lima waktu disiarkan renungan dan musik - musik Islami dan Nasyid. Yah, bukannya membandingkan. Tapi mbok yo’o sepantasnyalah untuk merebut rating pendengar, apalagi berbisnis. Okelah dengan acara semacam itu yang ber-rating gede, sponsor besar nomplok ke kita. Tapi ya ingat masih banyak stasiun - stasiun radio yang glamor tapi masih tetep jaga image kebudayaan Indonesia, dapet sponsor juga. Walupun kebanyakan sekarang ini, banyak radio yang berhenti memutar kumandang adzan setelah ada sebuah perdebatan panjang mengenai issue Islamisasi. Yah, semoga aja yang seperti itu tidak berpikir bebas merajalela sehingga mengopinikan no Islamisasi, yes maksiatisasi.

    Bagi pembaca kolom ini, sekaligus mungkin pendengar setia radio untuk tidak terjebak dan terlena dengan hasutan - hasutan maksiat yang disyiarkan oleh stasiun - stasiun radio kesayangan anda. Dan bagi anda pembaca kolom ini, yang sedang menggeluti bidang Broadcasting atau anda sebagai mahasiswa Jurnalistik mohon kesadaran ini, untuk dapat mencegah siaran - siaran negatif seperti ini. SALAM PERDAMAIAN!!

Arif Rahmat Hariadi, Mantan Anggota LSM 


Sekolah Favorit = Sekolah Gaya-gayaan???

Ketika tahun ajaran baru sudah mulai tercium, tercium pula kegelisahan pelajar, orang tua pelajar, guru pelajar, dan semua semua orang yang berhubungan dengan ‘masuk sekolah baru’. Semua ingin mendapatkan yang terbaik. Semua yakin awal yang baik akan menghasilkan output yang baik pula. Namun kemudian, esensi sekolah yang notabenenya mencari ilmu, menjadi semakin bias. Kebutuhan mendapat yang terbaik mulai terkikis dan tergantikan oleh kebutuhan menjadi ’terpandang’ dengan baik. Padahal, ketika yang terbaik itu bisa dioptimalkan sepenuhnya maka dengan sendirinya kita akan terpandang dengan baik.
Memilih sekolah kini sama halnya dengan memilih merk baju terkenal. Kita pasti memilih sekolah dengan fasilitas lengkap dan terbukti meluluskan siswanya degan baik. Dengan brand imagenya masing-masing, sekolah-sekolah itu pun menjual prestisenya sendiri-sendiri. Ironisnya ketika orang tua berpikir, “Ketika anakku sekolah disini, lulusnya pasti memuaskan dan lebih dari anak-anak yang lain”, sang anak malah berpikir “Dengan bersekolah disini aku jadi lebih keren”. Maka semakin tenggelamlah pemikiran “Dengan sekolah di sini anakku/aku bisa mengembangkan diri”.

Kemudian memilih sekolahpun menjadi ajang adu gengsi bagi calon murid dan wali muridnya. Tujuan pertama untuk memilih sekolah yang terbaik, tentu alasan yang sangat tidak salah. Tapi nyatanya sekolah yang menelurkan siswanya dengan segala prestasinya adalah sekolah yang mempunyai tingkat gaya-gayaan yang tinggi pula. Lihat saja sebuah sekolah mengengah atas favorit yang terkenal berprestasi, ternyata murid-muridnya sudah sangat biasa sekolah membawa mobil. Bukan indikator yang mutlak memang, tapi tidakkah aneh jika hal yang ‘belum saatnya’ dimiliki turun kasta menjadi hal yang ‘biasa’ dimiliki. Maka tujuan awal untuk mendapat yang terbaik melalui pengembangan diri menjadi sulit dibedakan dengan keinginan mendapat gaya itu tadi.
Dari beberapa brand image yang ditawarkan, muncul satu sekolah yang menonjol, katakanlah ’A’. Orang-orang pun sepakat bahwa “Anak saya atau saya harus sekolah di sekolah A”. Sekolah A pun menjelma menjadi ’Tuhan’ kedua. Segala-galanya dilakukan hanya untuk bersekolah di A. Jalan-jalan yang tidak rasional ditempuh demi keinginan sekolah di A. Karena sadar punya bargaining position yang bagus, sekolahpun membuka jalan untuk mereka yang mati-matian mau melakukan segalanya untuk sekolah di sekolah tersebut. Gayung pun bersambut. Pendidikan kita semakin menjadi kacau balau.

Gaya-gayaan vs Sekolah beneran
Ketika orang tua sudah mati-matian bahkan sampai berada di jalan yang tidak rasional untuk menyekolahkan anaknya di sekolah A (misalnya), karena berbeda kepentingan, sang anak pun tidak punya keinginan kuat untuk benar-benar sekolah. Dia akan sekolah dengan seenaknya. Berkoar-koar kepada teman-temannya, “Apa sih yang tidak bisa orangtuaku lakukan? Uangnya banyak, semua keinginanku bisa tercapai!“.
Bertemu dengan mahluk sejenisnya, sekian persen kepalanya dipenuhi dengan pikiran, “Temanku pake sepatu seharga Rp 500.000,- aku harus ganti tas dengan merk X yang harganya Rp 1,5 biar lebih keren”, “HP-ku sudah ketinggalan jaman, aku harus beli seri terbaru “Aku harus minta ganti motor X biar dilihat teman-temanku”,. Orangtua pun karena ingin anaknya benar-benar comfort bersekolah disitu, maka mereka dengan senang hati menuruti semua permintaan-pemrintaan anaknya. Kemudian segala fasilitas yang ada pada sekolah tersebut terlewat begitu saja karena waktu yang dimiliki habis untuk kebutuhan gaya-gayaan. Semakin jauhlah dari tujuan awal.

Hanya bagian kecil dari mereka yang bersekolah di sekolah favorit yang tidak memikirkan hal-hal itu. Bahkan yang awalnya punya tujuan benar-benar sekolah akhirnya ter-influence dengan pola teman-temannya yang seperti itu. Mereka mulai memikirkan bagaimana dirinya bisa menjadi bagian dari teman-temannya dengan segala gaya hidupnya.
Sekolah yang ada pinggiran, mungkin memang relatif lebih ‘aman’ dari hal-hal gaya-gayaan itu tadi. Mereka tidak terkondisi untuk berfikir seperti itu dan lingkungannya pun tidak kondusif untuk bergaya-gayaan. Tapi, siapa yang ingin sekolah dengan fasilitas terbatas? Tanpa computer yang qualified? Tapa lab bahasa? Tanpa kegiatan ekstra yang bagus? Tanpa kelas akselerasi mungkin?
Kembali lagi, alasan-alasan itu bukanlah alasan yang salah, selama pertimbangan masih dalam koridor kerasionalan, dan bukanlah alasan satu-satunya untuk memilih sekolah, apalagi menghalalkan segala cara agar bisa sekolah di sekolah A atau sekolah B. Padahal yang sekolah setiap hari hanya bisa berfikir gaya-gayaan saja, tidak bisa memanfaatkan segala fasilitas yang ada pada sekolah favorit tersebut. Indahnya berjuang pada jalur yang benar untuk dapat bersekolah di sekolah favorit impian masihlah enak untuk dinimati. Dan gagal ketika sudah berjuang di jalan yang semestinya pun masih jauh lebih indah daripada memilih jalan yang serba instan. Sekolah adalah tempat untuk mencari ilmu, bukan hanya ilmu matematika atau sosiologi, tapi juga ilmu kehidupan. Bagaimana dengan ilmu itu kita bisa survive menghadapi berbagai keadaan hidup. Akhirnya bersekolah di sekolah favorit bukanlah sesuatu yang kurang substansinya, tapi tentu saja dengan syarat tujuan sudah ‘diluruskan’ kembali. Untuk kita yang sudah melewati tahap memilih ’bersekolah’, belum terlambat untuk memenahi niat untuk kehidupan yang lebih memiliki nilai kebermaknaan dan kebermanfaatan! Faskho!


Panduan Menginstall Wordpress di Ubuntu 7.04

INTRO

Tak diragukan wordpress merupakan website blog yang sangat maju perkembanganya hal ini bisa dilihat dari banyaknya para blogger di seluruh dunia yang menggunakan

wordpress sebagai mesin blog mereka. Di Indonesia sendiri perkembangan wordpress sangat cepat hal ini juga di dukung oleh dukungan wordpress dengan antarmuka bahasa Indonesia. Website Indonesia terkemuka banyak yang menggunakan wordpress antara lain

Ilmukomputer, Blog Ubuntu Indonesia, Situs KLAS, dan lainya.

Wordpress mempunyai prinsip open source dimana script nya di buka bebas untuk umum dengan begitu anda dapat membuat website anda dengan Wordpress baik itu terhubung dengan internet maupun hanya di komputer sendiri (localhost).

Di tulisan ini saya akan menunjukkan bagaimana cara membuat blog di komputer sendiri tanpa terhubung di internet. Program yang diperlukan adalah:

1.Apache2, MySQL, PHP5, PHPMyadmin (jika perlu)
2.Engine wordpress terbaru, silakan download di http://wordpress.org
3.Komputer yang telah terinstall Ubuntu tentunya…..

Read the rest of this entry »


Ledakan Bintang

nasa

ini adalah ledakan bintang yang terletas di galaksi Sagittarius, namanya WR124. foto ini diambil oleh teleskop Hubble pada 2 maret 97. jarak dari bumi adalah 15.000 tahun cahaya.

Maha suci Allah dengan segala CiptaanNya


Proposal Menikah

 

tulisan ini ada di forum DPP IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah)

Latar Belakang

Mama dan Papaku tersayang, semoga Allah selalu memberkahilangkah-langkah kita dan tidak putus-putus memberikan nikmatNya kepada kita.

Mama dan Papa sebagai hamba Allah, anakmu ini telah diberi berbagai nikmat. Diantaranya adalah fitrah kebutuhan biologis, saling membutuhkan terhadap lawan jenis. Fitrah merupakan pemberian Allah yang telah melekat secara inheren dengan kehidupan manusia itu sendiri.Hanyalah kehancuran yang didapatkan jika manusia melanggar fitrah pemberian Allah itu. Sungguh, kebutuhan ini wajar bagi manusia normal, selain untuk kebahagiaan manusia itu sendiri.

Mama dan Papaku, melihat kehidupan remaja dewasa itu sungguh amat memprihatinkan. Mereka seolah tanpa sadar melakukan perbuatan-perbuatan maksiat kepada Allah. Seolah-olah, dikepala mereka yang ada hanya pikiran-pikiran yang mengarah kepada kebahagiaan semu dan sesaat. Belum lagi kalau ditanyakan kepada mereka tentang menikah. “Saya nggak sempat mikirin kawin, sibuk sih, lagian saya masih ngumpulin barang dulu,” begitu kata sebagian dari mereka. Padahal , kurang apa sih mereka. Wallahua’lamu, mudah-mudahan saja mereka bisa bertahan untuk tidak berbuat maksiat.

Read the rest of this entry »


Hati-hati dengan pecandu Linux

tulisan ini aku sadur dari Forum DPP IMM

Anggapan Umum Masyarakat
Microsoft untuk kemudahan hidup.
Mungkin kamu berpikir “ah kalau gue iseng-iseng nyoba Linux, sekali aja..gue nggak bakal ketagihan!”
kenyataan membuktikan bahwa Sekali kamu mencoba Linux, kamu bisa ketagihan seumur hidup.
Jalan terbaik menghadapi godaan linux adalah dengan tidak mencobanya sama sekali.
Sekali kamu ketagihan, efek ketagihannya secara kejiwaan tidak akan hilang seumur hidup.
Sekali mencoba Linux, kamu terbelenggu seumur hidup.

Sudah terlalu banyak yang berawal dari coba-coba, menjadi ketagihan.
Mungkin kamu berpikir bahwa ‘nginstall Linux, bisa nolong gue mempelajari komputer!”,
kenyataan membuktikan bahwa Linux justru membuat komputer kelihatan lebih sulit !

Jalan terbaik menghadapi godaan linux adalah dengan tidak mencobanya sama sekali.
Seorang pecandu Linux tidak dapat berfikir secara normal dalam hidupnya (apa yang ada disekitarnya
akan dianggap gratis !!).
Linux akan mengacaukan perasaan kamu, bahkan akan memberikan pengaruh yang merusak bagi ortu, pacar dan orang-orang yang kamu sayangi dan juga pengaruh buruk bagi microsoft.
Seorang pecandu linux tidak mampu menghadapi kenyataan bahwa sebuah program dibuat dengan
susah payah dan seorang programmer berhak mendapatkan kompensasi yang pantas atas jerih payahnya.

Read the rest of this entry »


zie… selamat jalan

Tadi malam merupakan pelepasan kader IMM KoTA yang dilangsungkan di Bundaran DPRD. siapakah kader itu?? pelepasan di sini bukan berarti “di lepas” namun si kader harus menjalani kuliah di tepat asalnya..
4
dialah Zidni Sekum IMM KoTA, banyak kenangan dan sumbangsih yang di berikan oleh zi. hanya ucapan terima kasih dan mohon maaf.

btw, sekum KoTA tetap kosong demi menghormati zi, sesuatu yang belum pernah terjadi dalam sejarah IMM Unej. dan zi masih tetap zi, semoga kita ketemu di Ortom Muhammdiyah lainya…


DESUBLIMASI REPRESIF AKUT INDONESIADESUBLIMASI REPRESIF AKUT INDONESIA

Oleh Immawan Iffan Gallant

Tahukah anda bahwa tubuh kita terdiri atas susunan-susunan nafsu kapitalisme?. Nafsu untuk memproduksi barang-barang yang “dibutuhkan” manusia secara sadar atau secara tidak sadar dengan memeras keringat para buruh tanpa ada kompensasi yang wajar dan juga eksplorasi sumberdaya alam negara ketiga secara besar-besaran. Produksi yang besar akan membawa keuntungan yang besar pula, namun jelas sekali untung tidak akan masuk ke dalam kantong para buruh, hanya masuk ke dalam kantong para pemilik modal serta para komprador-komprador dunia ketiga.

Tubuh kita telah melekat produk kapital, baju-baju yang kita pakai, rokok yang kita hisap, sandal-sandal, bahkan celana dalam kita tak lepas dari sebuah manifestasi nafsu kapital. Sebuah produksi besar-besaran tersebut kini merambah sebuah dunia lain, dunia antah berantah kinipun tercemar dengan raksasa bernama kapitalis. Produk-produk yang menjadi “dibutuhkan” (secara dipaksa maupun sukarela) kini merambah jenis lama yang baru. Dahulu bahan-bahan bikinan manusia, jasa-jasa, kini membentuk hal yang baru.

 

Read the rest of this entry »



Next Page »